Tiga Bus Dilanggar karena Ngetem di Simpang Semampir, Pemicu Kemacetan Ditertibkan

Satlantas Polres Kediri Kota bersama Dinas Perhubungan Kota Kediri kembali melakukan penertiban terhadap bus yang melanggar aturan lalu lintas, khususnya yang nekat ngetem di area terlarang. Salah satu titik rawan yang menjadi sasaran operasi kali ini adalah Simpang Empat Semampir.

Dalam kegiatan yang digelar kemarin siang, petugas gabungan menilang tiga unit bus yang berhenti sembarangan di lokasi tersebut. Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, menyatakan bahwa tindakan tegas ini dilakukan karena para sopir tetap nekat berhenti di kawasan yang sudah jelas terpasang rambu larangan berhenti.

“Di titik itu sering terjadi kemacetan karena bus ngetem. Kendaraan di belakangnya jadi tertahan dan tidak bisa bergerak sampai bus itu jalan,” jelas AKP Afandy.

Operasi yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB ini melibatkan sedikitnya 10 personel gabungan. Selain menindak sopir bus, petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tidak menunggu atau naik bus di lokasi tersebut, demi kelancaran arus lalu lintas.

Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Tamanan, Dukut Siswantoyo, menyayangkan aksi sopir yang membandel tersebut. Ia mengakui bahwa beberapa sopir tidak hanya sekadar berhenti, tetapi juga parkir selama beberapa menit untuk menunggu penumpang. Hal inilah yang memperparah kondisi lalu lintas.

“Kami sebenarnya sudah sering mengingatkan pihak pengurus PO bus agar sopirnya tidak melanggar. Mereka itu mitra kami, dan PO sebenarnya tidak setuju dengan tindakan semacam ini,” ujar Dukut.

Menurutnya, pelanggaran semacam itu biasanya dilakukan oleh oknum sopir yang tidak patuh terhadap arahan dari perusahaan otobus (PO). “Kalau ada yang ugal-ugalan dan melanggar rambu, itu ulah oknum. Bukan kebijakan resmi PO,” tegasnya.

Banyak pengendara yang menyambut positif tindakan penertiban ini. Mereka merasa keberadaan bus yang sering ngetem sembarangan selama ini menjadi penyebab utama kemacetan di area simpang Semampir. Bahkan, ada kesan bahwa para sopir bus tersebut sebelumnya seperti kebal hukum dan tidak peduli terhadap gangguan lalu lintas yang ditimbulkan.

Denounce with righteous indignation and dislike men who are beguiled and demoralized by the charms pleasure moment so blinded desire that they cannot foresee the pain and trouble.

Latest Portfolio

Need Any Help? Or Looking For an Agent

Working Hours : Sun-monday, 09am-5pm
© 2022 Vankine. All Rights Reserved.